ETF와이어ETF·펀드·패시브 투자, 매일 5분으로
etf1 min

CLARITY Act lolos komite Senat, saham aset digital menguat

Terbit: · Sumber: mk.co.kr

CLARITY Act lolos komite Senat, saham aset digital menguat
Ringkasan: CLARITY Act, yang akan menjadi kerangka regulasi aset digital AS, lolos dari Komite Perbankan Senat dan mendorong respons positif saham terkait di New York.

CLARITY Act, yang dipandang sebagai dasar regulasi aset digital di Amerika Serikat, telah lolos dari Komite Perbankan Senat. Dengan kemajuan proses legislasi ini, rancangan tersebut diperkirakan segera dibawa ke sidang pleno Senat. CLARITY Act diperkenalkan sebagai aturan untuk membangun kerangka regulasi pasar aset digital, sehingga menarik perhatian industri dan investor. Di bursa New York, saham-saham terkait aset digital menyambut kabar ini dengan positif. Namun, pembahasan pleno dan kepastian pengesahan akhir masih tersisa, sehingga pasar diperkirakan akan terus memantau langkah berikutnya. Sumber: mk.co.kr

Partner picks

Relevant partner links for this story

A lightweight commerce block designed to add monetization without breaking reading flow.

This module may include affiliate links that earn a commission from qualifying purchases. ETF와이어

Terkait

FSC Akan Izinkan Penerbitan Sekuritas Investasi Fraksional Secara Pooling
etf1 min

FSC Akan Izinkan Penerbitan Sekuritas Investasi Fraksional Secara Pooling

Komisi Jasa Keuangan Korea pada 15 Mei mengatakan akan mengizinkan penerbitan sekuritas investasi fraksional secara pooling atas aset dasar sejenis sejalan dengan pelembagaan sekuritas token.

mk.co.kr
Tokenisasi Aset Makin Panas, Raksasa Keuangan Percepat Infrastruktur Onchain
etf1 min

Tokenisasi Aset Makin Panas, Raksasa Keuangan Percepat Infrastruktur Onchain

Institusi keuangan tradisional besar mulai masuk ke tokenisasi aset berbasis blockchain, mempercepat persaingan pembangunan infrastruktur keuangan onchain.

mk.co.kr
Blue House Protes Bloomberg, Minta Maaf Resmi atas Tafsir ‘Dividen Rakyat’
etf1 min

Blue House Protes Bloomberg, Minta Maaf Resmi atas Tafsir ‘Dividen Rakyat’

Blue House pada tanggal 15 mengirim surat protes kepada Bloomberg dan menuntut permintaan maaf resmi karena laporan yang menafsirkan usulan ‘dividen rakyat’ Kim Yong-beom sebagai pembagian ‘laba berlebih’ perusahaan AI.

mk.co.kr